Pajak Penghasilan (PPh)

Pajak Penghasilan (PPh) adalah pajak yang dikenakan terhadap orang pribadi/perseorangan maupun badan berkenaan dengan penghasilan yang diterima/diperolehnya dalam tahun pajak.  Jadi subjek pajaknya meliputi orang pribadi maupun badan sedangkan objeknya adalah penghasilan.

Penghasilan adalah setiap tambahan kemampuan ekonomis yang diterima atau diperoleh Wajib Pajak, baik yang berasal dari Indonesia maupun dari luar Indonesia, yang dapat dipakai untuk konsumsi atau untuk menambah kekayaan Wajib Pajak yang bersangkutan, dengan nama dan dalam bentuk apapun, baik yang bersumber dari:

  1. Pekerjaan dalam hubungan kerja dan pekerjaan bebas seperti gaji, honorarium, penghasilan dari praktik dokter, notaris, akuntan, pengacara, dan sebagainya;
  2. Dari usaha dan kegiatan (laba usaha);
  3. Dari modal, yang berupa harta gerak maupun tak gerak, seperti bunga, dividen, royalti, sewa dan keuntungan dari pengalihan harta atau hak yang tidak digunakan untuk usaha;
  4. Penghasilan lain-lainnya, seperti pembebasan utang dan hadiah.

Undang-Undang (UU) yang mengatur pengenaan PPh ini adalah UU Nomor 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan.  Hingga saat ini, UU pertama tersebut telah beberapa kali diamandemen, yaitu dengan:

  • UU No. 7/1991 tanggal 30 Desember 1991;
  • UU No. 10/1994 tanggal 9 Nopember 1994;
  • UU No. 17/2000 tanggal 2 Agustus 2000; dan
  • UU No. 36/2008 tanggal 23 September 2008.

Want to Comment...?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s