PPh Pasal 23

adalah PPh atas penghasilan bunga, royalti dan sewa harta selain tanah/bangunan yang dibayarkan/terutang kepada WP dalam negeri.  Di samping itu, yang juga menjadi objek PPh Pasal 23 adalah dividen dan imbalan jasa tertentu yang dibayarkan atau terutang kepada WP badan dalam negeri.  Jasa tertentu yang menjadi objek PPh Pasal 23 disebutkan dalam Pasal 23 ayat (1) huruf c.2 UU PPh dan PMK 244/PMK.03/2008.

PPh Pasal 23 merupakan salah satu bentuk withholding tax (mekanisme pembayaran PPh melalui pemotongan atau pemungutan oleh pihak lain).  Dan yang harus memotong atau memungut PPh tersebut adalah WP yang wajib membayarkan imbalan atau penghasilan tersebut.  Bagi pihak yang dipotong, PPh Pasal 23 tersebut dapat dikreditkan di SPT Tahunan PPh mereka sepanjang mereka mempunyai Bukti Pemotongan PPh Pasal 23 yang dibuat oleh para pemotong PPh.

Want to Comment...?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s