PPh Pasal 26

adalah PPh yang harus dipotong atas penghasilan-penghasilan tertentu yang dibayarkan atau terutang kepada Wajib Pajak luar negeri.  Penghasilan tertentu tersebut diatur dan ditetapkan dalam Pasal 26 UU PPh, antara lain: dividen, royalti, sewa, bunga, imbalan atas jasa, dan lain sebagainya.  Pihak yang wajib melakukan pemotongan PPh Pasal 26 adalah pihak yang wajib membayarkan penghasilan-penghasilan tersebut.

Want to Comment...?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s