PPh Pasal 22 Baja

PPh Pasal 22 Baja adalah PPh yang dikenakan atas penjualan baja di dalam negeri yang dilakukan oleh badan usaha yang bergerak di bidang usaha industri baja (produsen baja).

Dalam Peraturan Dirjen Pajak Nomor 57/PJ/2010 tanggal 10 Desember 2010 dijelaskan bahwa yang dimaksud dengan produsen baja dalam hal ini adalah industri baja yang merupakan industri hulu. Jika dalam kegiatan operasionalnya industri hulu itu mengolah atau memproses lebih lanjut sebagian atau seluruh hasil produksinya menjadi produk antara maupun produk hilir (kegiatan produksinya integrated), maka PPh Pasal 22 harus dipungut atas penjualan produk hulu, produk antara, dan produk hilir.

Dirjen Pajak, melalui SE-05/PJ.43/1996 tanggal 15 Januari 1996, pernah menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan produk hulu adalah produk yang dihasilkan oleh industri hulu seperti: besi spons, slab baja, bloom, dan bilet baja.  Sedangkan yang dimaksud produk antara adalah produk yang dihasilkan oleh industri hulu maupun industri antara seperti: batang kawat baja (wire rod), kawat tali baja (wire rope), kawat baja (steel wire), baja batangan (shafting bar), pelat baja canai panas gulungan/lembaran (hot rolled coil/plate), pelat baja canai dingin gulungan/lembaran (cold rolled coil/plate), pipa las lurus, pipa las spiral, dlsb.  Sementara yang dimaksud dengan produk hilir adalah produk yang dapat dipakai langsung tanpa diproses lebih lanjut yang dibuat dari bahan baku produk hulu maupun produk antara.

 

Subjek Pemungut

Subjek yang ditunjuk sebagai pemungut PPh Pasal 22 Baja adalah produsen baja yang termasuk dalam kelompok industri hulu.  Penunjukan sebagai pemungut ini dilakukan melalui penerbitan Surat Keputusan Sebagai Pemungut PPh Pasal 22 oleh Kepala KPP tempat produsen tersebut terdaftar NPWP.

Setelah mendapat SK dari Kepala KPP tersebut, produsen baja selanjutnya wajib untuk memungut, menyetorkan dan melaporkan PPh Pasal 22 Baja untuk setiap penjualan hasil produksinya (produk hulu, produk antara maupun produk hilir) di dalam negeri.

 

Subjek yang Dipungut

Subjek yang dikenakan (dipungut) PPh Pasal 22 adalah pembeli baja yang melakukan pembelian langsung kepada produsen baja yang sudah ditunjuk menjadi pemungut PPh Pasal 22 oleh Kepala KPP.  Jadi pada saat membayar kepada produsen baja, harga yang harus dibayar adalah harga beli, PPN dan PPh Pasal 22 Baja.

 

Tarif dan DPP

PPh Pasal 22 Baja yang harus dibayar oleh pembeli baja adalah sebesar 0,3% dari DPP PPN (harga jual).  Jika misalnya harga jual baja yang kita beli Rp 100.000.000,- belum termasuk PPN, maka besarnya PPh Pasal 22 Baja yang dikenakan adalah = 0,3% x Rp 100.000.000,- = Rp 300.000,-.  Tapi jika harga jual yang Rp 100.000.000,- itu sudah termasuk PPN, maka PPh Pasal 22 Baja yang harus dibayar adalah = (Rp 100.000.000,- x 100/110) x 0,3% = Rp 272.727,27.

 

Kredit PPh

Sama seperti PPh Pasal 22 Kertas dan Semen yang sudah dibahas di artikel sebelumnya, PPh Pasal 22 Baja ini juga prinsipnya bisa dikreditkan di SPT Tahunan PPh si pembeli (pihak yang dikenakan PPh Pasal 22).  Sebab seperti dinyatakan dalam PMK Nomor 154/PMK.03/2010, PPh Pasal 22 Baja ini tidak bersifat final.  Tapi untuk bisa mengkreditkan PPh Pasal 22 Baja, kita harus minta Bukti Pemungutan PPh Pasal 22 dari produsen baja tempat kita membeli baja tersebut.

Pamulang, 21 Juni 2012

4 comments

    1. Yth. Bapak Adit,

      Kalau dilihat dari kacamata hukum formal, tidak boleh ada peraturan atau ketentuan yang berlaku surut atau berlaku mundur. Apalagi jika sudah mencakup ranah hukum publik seperti perpajakan. Sebab peraturan/ketentuan yang berlaku surut tersebut dikhawatirkan akan dapat menjadi jebakan bagi warga atau masyarakat (sehingga masyarakat dapat terkena sanksi atau penalty).

      Tapi seperti kita sudah tahu sama tahu, di Indonesia ini banyak sekali peraturan atau ketentuan publik (termasuk perpajakan) yang diberlakukan secara mundur atau surut. Pada akhirnya, pemberlakuan surut tersebut membuat WP menjadi repot dan tidak sedikit yang kena sanksi (jabakan).

      Terima kasih.

Want to Comment...?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s