PPh Pasal 22 Semen

PPh Pasal 22 Semen adalah PPh Pasal 22 yang dikenakan terhadap penjualan semua jenis semen di dalam negeri yang dilakukan oleh badan usaha yang bergerak di bidang industri semen (produsen semen).

 

Subjek yang wajib melakukan pemungutan PPh Pasal 22 Semen adalah produsen semen yang sudah ditunjuk sebagai pemungut PPh Pasal 22 oleh KPP tempat produsen semen tersebut terdaftar NPWP.  Penunjukan sebagai pemungut PPh Pasal 22 ini dilakukan dengan penerbitan surat keputusan (SK) penunjukan sebagai pemungut PPh Pasal 22 oleh Kepala KPP setempat.

 

Subjek yang Dipungut

Subjek yang dipungut dalam objek PPh Pasal 22 kali ini adalah pembeli semen (di dalam negeri) yang melakukan pembelian semen langsung kepada produsen semen.  Jika misalnya kita membelinya dari toko material bangunan atau agen distributor semen lainnya, kita tidak akan dikenakan PPh Pasal 22 Semen karena toko material bangunan bukan pihak yang memproduksi semen tersebut.

 

Tarif dan DPP

PPh Pasal 22 Semen yang harus dipungut oleh oleh produsen semen adalah sebesar 0,25% dan DPP PPN.  Sesuai dengan ketentuan di bidang PPN, yang dimaksud dengan DPP untuk BKP seperti halnya semen adalah Harga Jual semen itu sendiri.

Jadi dengan harga semen sekarang misalnya Rp 70.000,-/zak, berarti PPh Pasal 22 yang dikenakan adalah 0,25% x Rp 70.000,- = Rp 175,-.  Dengan demikian, harga yang harus kita bayar ke produsen semen tersebut adalah Rp 70.175,-/zak dan jika ditambah dengan PPN 10% dari Rp 70.000,- berarti total yang harus kita bayar Rp 77.175,-/zak.

 

Tidak Bersifat Final

Sebagai bukti bahwa kita (sebagai pembeli semen) sudah membayar PPh Pasal 22 Semen, kita harus meminta Bukti Pemungutan PPh Pasal 22 dari produsen semen yang memungut PPh Pasal 22 tersebut.  Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, PPh Pasal 22 Semen ditetapkan bersifat tidak final.  Jadi Bukti Pemungutan PPh Pasal 22 ini penting terutama jika kita hendak mengkreditkannya di SPT Tahunan PPh kita.

 

Pamulang, 21 Juni 2012

19 comments

  1. Siang Pak… dengar dengar ada wacana untuk distributor semen dan pupuk tidak dikenakan PPN … PPN cukup sampai tingkat produsennya saja … benarkah demikian dan adakah undang2/ peraturan pemerintahnya yg mengatur hal tersebut… terima kasih

    1. 1.Apa memang benar pak kalau PPN untuk semen hanya sampai tingkat produsen saja,Apa sudah ada undang undang nya
      2. Bisakah distributor semen mengajukan SKB PPh Pasal 22

      Terima KAsih

  2. Mt mlm pak,, sy mau tanya.. Sy membeli semen dalam jumlah yang banyak di toko A untuk pengerjaan rabat jalan,, apakah sy harus hitung juga dengan pajaknya kah?

    1. Yth. Ibu Fransiska,

      Berdasarkan peraturan terbaru (PMK No. 107/PMK.010/2015 dan PER-31/PJ/2015), PPh Pasal 22 atas semen dikenakan hanya pada penjualan dari produsen ke distributornya di dalam negeri. Dengan demikian, jika kita-konsumen-membeli semen dari distributor atau toko bangunan, tidak lagi dikenakan PPh Pasal 22.

      Terima kasih.

  3. Pak, saya supplier wallpaper yg jg menyediakan service pemasangan, saat mengerjaan proyek pemerintah pada kontrak tertulis harga sdh termasuk PPn, pdhl saya bukan PKP.. apakah itu artinya saya hrs menyertakan faktur pajak? dan bila tdk bisa menyertakan faktur pajak apakah nilai kontrak akan dikurangi 10%? Terima Kasih

    1. Dengan hormat,

      Kalau kita (WP) belum dikukuhkan menjadi Pengusaha Kena Pajak (PKP), maka kita tidak boleh membuat Faktur Pajak. Jika kita nekat membuat Faktur Pajak, kita bisa dikenakan sanksi denda 2% dari Harga Jual dan juga harus menyetorkan PPN 10% yang tercantum dalam Faktur Pajak tsb. Terima kasih.

  4. mau tanya pak ..!!
    berapa porsen pemungutan pajak untuk belanja bahan bangunan dalam sebuah proyek DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA ? dan nominal belanja berapa yg kena pajak PPN dan PPH 22 pak ?
    maaf kalo kurang jelas pertanyaanya pak
    terima kasih.

    1. Yth. Bapak Farid,

      Pada intinya, jika kita menjual jasa kepada lembaga pemerintah, maka kita akan dikenakan pemotongan PPh Pasal 23 oleh lembaga pemerintah (bendaharawan pemerintah) yang melakukan pembayaran. Dalam hal ini tidak ada batasan jumlah pembayaran. Bapak bisa lihat dalam PMK No. 244/PMK.03/2008 tentang jenis jasa lain yang dikenakan pemotongan PPh Pasal 23. Jika jasa yang Bapak jual tsb ada dalam list PMK tsb, maka akan selalu dikenakan pemotongan PPh Pasal 23.

      Kemudian kalau Bapak menjual barang kepada lembaga pemerintah, maka Bapak akan dikenakan pemotongan PPh Pasal 22 berdasarkan PMK No. 154/pMK.03/20010 stdd PMK No. 146/PMK.011/2013.

      Apabila Bapak sudah menjadi PKP, maka atas penjualan jasa maupun barang tadi akan terutang PPN. Bapak harus menerbitkan Faktur Pajak atas penyerahan/penjualan tsb. Tapi berhubung lembaga pemerintah semuanya merupakan Wapu PPN, maka PPN-nya mereka bayar sendiri ke negara (PPN tidak diserahkan kepada Bapak). Ini sesuai dengan Pasal 16A UU PPN dan KMK No. 563/KMK.03/2003.

      Terima kasih.

  5. Untuk pengenaan PPN pada pengusaha jasa konstruksi rekanan pemerintah mengapa dikenakan (dipotong) 10% dari keseluruhan nilai proyek. Bukankah ini menimbulkan pajak berganda. Semen, baja, alat berat dan bahan lainnya telah dikenakan PPN tetapi dikenakan lagi PPN dari keseluruhan nilai proyek tanpa dikurangkan nilai input terlebih dahulu. Bisa disimpulkan pula pengusaha jasa kontruksi menanggung PPN suppliernya.

    Kebijakan pengenaan PPN final dengan tarif 10% terhadap obyek kena pajak sebesar 40% dari nilai proyek pada kegiatan konstruksi yang dilaksanakan sendiri saya pikir lebih tepat.

    Menurut hemat kami obyek kena pajak setidaknya dikurangkan dengan alokasi belanja bahan, yang merupakan nilai tambah (added value) dari jasa konstruksi berkenaan.

    Mohon tanggapan. Terima kasih.

    1. To NN:

      Pemotongan sebesar 10% dari keseluruhan nilai proyek itu, kira-kira pajak apa yaa…? Setahu saya tidak ada ketentuan perpajakan yang mengatur mengenai pemotongan tersebut. Dapatkah Anda menjelaskan lebih lanjut (mungkin dengan contoh perhitungan, kalau bisa).

      Terima kasih.

  6. ass… mau tanya pak,, kalau suatu perusahaan membeli semen dr toko A, langsung di kenakan pajak atau ada batas minimal n maksimalnya? mohon penjelasannya,, trimakasih

    1. =»Novi: Kalau kita beli semennya dari toko material atau toko bahan bangunan, kita tidak akan dikenakan PPh Pasal 22. Kita akan dikenakan PPh Pasal 22 jika kita membeli langsung dari produsennya tanpa melihat berapa banyak semen yg kita beli.

      Mohon maaf jika terlambat menjawab pertanyaannya. Sebab saya sudah jarang menengok blog di wordpress ini. Saya sekarang lebih sering aktif di blog saya: http://www.pembayarpajak.com.

      Terima kasih… :)

  7. Pak, saya ingin tanya: untuk impor semen dari LN itu dikenakan biaya apa saja ya selain biaya angkut? dan berkaitan dengan pajak apa saja?

    1. -»Erwin: mengenai biaya, itu tergantung kesepakatan kita dgn penjual. Biasanya untuk impor, biayanya CIF (cost-insurance-freight). Tapi sekali lagi, itu tergantung term pembelian kita dgn supplier LN-nya.

      Sedangkan untuk pajak, waktu impor kita akan dikenakan PPh Pasal 22 Impor dan PPN Impor. Selain itu ada bea atau pungutan impor lainnya seperti Bea Masuk.

      Terima kasih… :)

  8. Pak, Saya boleh tanya? kalau saya bukan enyalur semen, tapi menjual semen dari distributor ke kontraktor, berapa PPH yang harus saya bayar? sebagai gambaran harga dari distributor Rp. 54.500,- harga jual saya Rp. 56.500,-

    1. -»Pak Hariadi: kalau Bapak bukan pemungut PPh Pasal 22 atas semen, Bapak tidak perlu memungut PPh 22 lagi dari pembeli semen. Dan atas laba usaha (keuntungan) yang Bapak dapat dari penjualan semen itu akan dikenakan PPh dengan tarif umum Pasal 17 UU PPh.

      Terima kasih.

Want to Comment...?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s